by

15 Ribu Relawan Pemuda Pancasila Deklarasikan Dukungan Kepada Jokowi-Ma’ruf

-Berita, Politik-519 views
Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  • 567

JAKARTA  – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meminta semua organisasi kemasyarakatan (Ormas) di Indonesia turut aktif mendukung pengembangan demokrasi di Indonesia. Ormas mewakili wujud lain dari representasi rakyat dalam sistem politik. Karenanya tidak ada yang salah jika Ormas memberikan dukungan terhadap kandidat politik yang maju dalam pemilihan presiden April nanti.

“Deklarasi Relawan Pemuda Pancasila mendukung Joko Widodo – KH Maruf Amin pada Pilpres 2019, merupakan babak baru dalam menyemarakan kontestasi politik Pilpres 2019. Berbeda dengan deklarasi Ormas atau kelompok lain yang digunakan bersama kita saksikan, narasi yang digunakan Relawan Pemuda Pancasila dibuat kontestasi Pilpres 2019 ini menjadi lebih segar dan lebih asyik, “ujar Bamsoet usai membahas Deklarasi Relawan Pemuda Pancasila, kepada infonawacita.or.id di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (03/19).

Acara yang dihadiri sekitar 15.000 relawan Pemuda Pancasila ini turut dihadiri Calon Presiden Joko Widodo yang datang didampingi Ketua Tim Kampanye Nasional Joko Widodo – KH Maruf Amin (TKN) Erick Tohir, Ketua Umum Pemuda Pancasila Japto Soerjosoemarno, dan tokoh Pemuda Pancasila La Nyalla Mattaliti.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila ini menerangkan, Pancasila yang menjadi bagian dari nama relawan ini hanya menyelamatkan kata pemanis yang tanpa makna. Didalamnya adalah tanggung jawab besar agar jangan sampai organisasi ini malah menolak semangat Pancasila.

“Relawan Pemuda Pancasila membuka pintu yang terkumpul bagi yang ingin ikut juga, dengan melepaskan semangat untuk memenangkan Joko Widodo – KH Maruf. Amin harus mencari cara dengan cara yang bermartabat. Jangan menggunakan cara-cara yang bisa memecah-belah bangsa,” terang Bamsoet.

Legislator Dapil VII Jawa Tengah yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen ini berpesan agar Relawan Pemuda Pancasila fokus menggarap segmen pemilih milenial. Dari daftar pemilih tetap (DPT) yang diperkirakan memenangkan 192,8 juta, 85 juta setuju adalah kaum milenial.

Karena punya frekuensi dan tongkrongan yang sama, Relawan Pemuda Pancasila punya peluang mengambil hati milenial Indonesia untuk memilih Joko Widodo – KH Maruf Amin.

“Secara umum, Joko Widodo – KH Maruf Amin memang tidak masuk dalam golongan milenial. Namun dengan semangat, progresifitas, juga cara pandangnya, mereka sama sekali milenial. Joko Widodo – KH Maruf Amin adalah visioner, terbuka dengan pilihan, dan menggunakan dengan informasi , “papar Bamsoet.

Kepala Badan Bela Negara FKPPI menambahkan, semangat optimis tinggi yang diperlukan kebebasan militer dalam berbagai kinerja Presiden Joko Widodo selama empat tahun ini. Survei Gallup Internasional, menempatkan Indonesia pada peringkat pertama sebagai negara paling optimis dengan poin 67. Disusul Albania (64), Nigeria (57), Kosovo (51), Fiji (51), dan Filipina (50).

“Sejalan dengan itu, Gallup juga mencatat Indeks Kebahagiaan Masyarakat Indonesia meningkat dari 68,28 di tahun 2014 menjadi 70,69 di tahun 2017. Semangat optimisme dan kebahagiaan ini pasti akan melesat lagi di tahun-tahun mendatang jika Indonesia kembali dipimpin Presiden Joko Widodo “Tegas Bamsoet.

Dewan Pakar KAHMI ini tak lupa mengajak Relawan Pemuda Pancasila bisa membersihkan media sosial dari serangan tipuan dan kebencian. Salah satu informasi penting tentang media sosial di media sosial.

“Untuk memenangi pemilihan, tak perlu grasak grusuk menghalalkan segala cara. Sampaikanlah kekuatan Presiden Joko Widodo apa adanya, tanpa perlu melancarkan fitnah. Pemilu hanya kegiatan rutin lima tahunan, persaudaraan sebangsa adalah selamanya, ”pungkas Bamsoet.

Berita Terbaru