oleh

Bayi Usia 2 Bulan Asal Luwu Timur Hasil Swab Positif Covid 19

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Infonawacita.or.id Luwu Timur Sosok bayi mungil asal Luwu Timur dari pasangan suami istri warga asal Kec.Towuti Kab.Luwu Timur harus kehilangan putri semata wayangnya,bayi yang lahir pada tgl 31 Agustus 2020.Seorang bayi dari kabupaten Luwu Timur dinyatakan meninggal dalam keadaan positif terpapar Covid -19. Bayi yang masih berumur dua bulan ini meninggal setelah menjalani perawatan di RSUP Wahidin Kota Makassar Sulawesi Selatan.

Salah seorang keluarga bayi berinisial NM saat dikonfirmasi membenarkan bahwa bayi berinisial NA yang telah meninggal dinyatakan positif oleh pihak RSUP Wahidin.

“Iya betul, bayi itu dinyatakan positif Covid-19 sama orang rumah sakit. Yang kami tidak habis fikir, kenapa ada swab sampai dua kali hanya selang sehari”, tutur NM lewat selularnya (3/10/2020),kepada Awak media infonawacita.or.id

NM menceritakan kronologis awal keberadaan bayi hingga kematiannya dinyatakan positif oleh pihak RSUP Wahidin.

“Awalnya itu bayi dirawat di rumah sakit Vale. Bayi itu memang ada riwayat jantung dan paru-paru bawaan lahir, jadi NA memang sudah menggunakan bantuan pernafasan (oksigen). Sebulan dia dirawat disana (RS Vale) baru dibawa ke RSUP Wahidin Makassar karena rumah sakit disana sudah tidak sanggup merawat bayi, akhirnya dirujuk ke Makassar.

Pada tanggal 30 itu dikatakan bahwa akan dilakukan Swab, itupun kami keluarga tidak disampaikan awalnya. Tanggal 1 itu dinyatakan negatif. Tetapi tanggal 2 dilakukan swab lagi dan hasilnya positif, NA juga meninggal. Kami pihak keluarga ini bingung karena bayi akan dimakamkan secara covid, sementara kami ingin makamkan bayi NA sesuai adat istiadat kami”, papar NM,Tegasnya ke media infonawacita.or.id

NM sangat menyesalkan sikap pihak Rumah Sakit, dimana hasil Swab bayi berubah hanya selang sehari.

“Kami hanya berdua ini bisa pasrah, seandainya kami diberitahu sejak awal jika bayi NA akan di Swab maka kami bisa ambil tindakan yang terbaik. Ini saya perjalanan pulang habis kepemakaman covid”, tutup sedih NM.

Sejauh ini, pihak RSUP Wahidin, melalui humas belum memberikan tanggapannya mengenai hasil Swab yang dapat berubah dalam sehari.(OK)

Berita Terbaru