oleh

Bermodus Investasi dan Tiket Travel, Hadi Permana Tipu Belasan Korbannya

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

CIANJUR – Sejumlah warga Cianjur melaporkan Hadi Permana atas dugaan penipuan dengan nomor LP/B/108/III/2020/Jabar atas dugaan penipuan. Bahkan, diketahui korban penipuan itu bukan hanya di Cianjur.

Salah seorang korban, Hilal, mengungkapkan ia mengalami penipuan berupa pembelian tiket pesawat. Namun, tiket pesawat tersebut tidak terdeteksi di maskapai.

0″Modusnya macem-macem, ke saya itu tiket pesawat tapi tiketnya tidak bisa dicek di website maskapai. Dan maskapai yang bersangkutan meminta pertanggungjawaban dari travel HP itu. Pas tahu itu Hadi Permana sulit dihubungi” katanya, kepada wartawan. Minggu (05/04/2020).

Hilal mengaku mengenal Hadi Permana dari temannya yang juga salah seorang korban penipuan. Ia pun mengaku tergiur dengan promo murah.

“Saya kenal dari Deden karena dia suka ke villa dan saya lihat di instagram Hadi Permana dia punya travel bernama karyakita, saya lihat ada promo tiket murah gitu,” ungkapnya.

Ia pun mengatakan, kemarinia sempat bertemu dengan Hadi Permana. Ia pun mengatakan, HP sempat mediasi dan ingin mengganti rugi namun tidak ada tindak lanjut.

“Terakhir ketemu sudah mediasi, pengen penggantian tapi sampai saat ini belum ada itikad baik. Jadi pengen mengganti rugi secara kekeluargaan,” katanya.

Hilal pun berharap ia beserta korban lainnya bisa mendapatkan keadilan. “Saya harap bisa ditegakkan keadilan, saya bisa kembali karena memang sedang butuh,” tukasnya.

Sementara itu, salah seorang korban lainnya, Risa mengatakan sudah lama hilang kontak dengan HP. “Kalau saya Hilang kontek 8 bulan, saya kerugian Rp30 juta dalam investasi. Temen saya juga, Ayudis juga hilang Rp32 juta dalam bentuk investasi,” kata dia.

Korban lainnya Deden mengaku ditipu hingga puluhan juta. Bahkan, pamannya serta temannya pun ikut ditipu.

“Saya rugi Rp25 juta. Kalau om saya Rp22 juta dalam bentuk gadai mobil. Kalau Hidainur yang si Bandung itu Rp40 juga. Udah hilang kontak sekitar 8 bulanan,” katanya.

Korban lainnya, Sadam mengaku rugi akibat.modus penipuan yang tidak hanya satu modus.”Saya dalam bentuk investasi sama rental mobil sama gadai mobil. Kerugian sekitar Rp10 juta totalnya,” ungkap dia. (Denni Krisman)

Berita Terbaru