oleh

Bupati Luwu Tidak Hadir Paripurna, LSM BAN Angkat Bicara

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

LUWU,– Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Baladhika Adhiyaksa Kabupaten Luwu angkat bicara soal ke tidak hadirnya Bupati Luwu pada pelaksanaan Sidang Paripurna Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintahan Kabupaten Luwu tahun 2019.

Padahal rapat tersebut, sangatlah penting mengingat untuk mempertanggung jawabkan semua anggaran yang dipergunakan selama satu tahun. Namun sangat disayangkan, Bupati tidak hadir melahan mewakilkan terhadap Sekretaris Daerah (Sekda,red) kabupaten Luwu untuk menghadiri sidang paripurna tersebut.

Sekretaris LSM BALADHIKA ADHYAKSA LUWU Oktovianus melihat kondisi sidang tersebut, dirinya merasa prihatin karena tidak hadirnya Bupati selaku pengguna Anggaran APBD tahun 2019. “sekecil apapun dana yang dikeluarkan yang bersumber dari APBD (uang rakyat,red) harus sanggup mempertanggung jawabkanya,” kata Otto kepada wartawan Infonawacita.or.id, selasa (02/06/20), siang tadi.

Karena merasa perihatin dengan kondisi tersebut, Otto langsung menemui salah satu anggota DPRD Luwu untuk menanyakan persoalan tersebut. “sebagai lsm kita hanya control sosial saja, dan menanyakan langsung apa penyebab Bupati tidak hadir pada paripurna LKPJ tahun 2019” ucapnya.

tampah Otto, dari sekian banyak anggota DPRD yang hadir, hanya satu Anggota DPRD yang menolak berinial WN, karena ketidak hadiran Bupati Luwu dalam Paripurna LKPJ Tahun 2019.

Setelah Ada penolakan tersebut, Rapat Paripurna kembali menuai interupsi dari sejumlah Anggota DPRD Kab. Luwu. salah satunya, Interupsi datang dari Wahyu Napeng menyampaikan bahwa rapat paripurna ini seharusnya jangan diwakili karena ini menyangkut laporan pertanggung jawaban Bupati selaku pengguna anggaran.

“Semestinya dalam sistem pemeritahan jika Bupati berhalangan harusnya diwakili oleh Wakil Bupati bukan Setda,” ucap Otto menirukan perkataan Wahyu Napeng.

karena berdasarkan informasi, Bupati berhalangan hadir lantaran sedang ada kunjungan keluar dan seharusnya memerintahkan atau menunjuk langsung Wakil Bupati untuk mewakili, bukan menunjuk sekda. “Semestinya paripurna ini dipending saja sambil menunggu Bupati ada,” Tandas Wahyu.(ok)

Berita Terbaru