by

Galang Donasi untuk Penyintas Gempa Banten Jokowi AJak Para Menteri Kabinet

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

JAKARTA,- Presiden Joko Widodo beserta menteri menggalang donasi sebagai bentuk solidaritas untuk para penyintas gempa Banten yang terjadi kemarin.

“Tadi kan sudah disampaikan Pak Mensesneg. Alhamdulillah di lapangan yang terjadi tidak seperti yang kita bayangkan. Tetapi apapun, tetap memerlukan penanganan yang cepat, penanganan yang baik. Nanti kita sedikit-sedikit lah ikut nyumbang ya, sebagai pribadi,” ujar Presiden kepada para wartawan usai acara kumpulan para menteri di Istana Presiden.

Dalam acara yang mengangkat tema “Solidaritas Tanpa Batas” itu, Menteri Sekretaris Negara Pratikno menjelaskan, bahwa solidaritas itu tidak hanya antara anggota Kabinet Kerja, tetapi juga dengan seluruh rakyat Indonesia. Terutama, sebagai bentuk solidaritas bagi masyarakat yang terdampak gempa.

Baca Juga Ini 

“ saya mengajak bapak ibu sekalian untuk berdoa semoga saudara-saudara kita yang sedang terkena musibah tidak mengalami penderitaan dan kita bersama-sama untuk segera membantu mereka dengan secepat-cepatnya. Marilah kita berdoa dengan mengheningkan cipta,” kata Mensesneg.

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menyebut gempa dengan magnitudo 9.0 yang terjadi di selatan Jawa sekitar 400 tahun lalu berpotensi terulang. Terkait hal tersebut, Kepala Negara sudah memerintahkan jajarannya untuk mempersiapkan langkah-langkah agar masyarakat siap jika harus ada proses evakuasi.

“Ya itu kan namanya ada potensi, dan yang namanya gempa bumi itu tidak bisa dihitung dan diperkirakan terutama waktunya. Oleh sebab itu saya sudah perintahkan kepada BNPB, kepada Menko, untuk mempersiapkan masyarakat, terutama proses-proses evakuasi dan sudah kita lakukan kan,” imbuh Kepala Negara.

Baca Juga Ini  Ketum SP Imbau Pemudik Utamakan Keselamatan

Pendidikan kebencanaan di sekolah-sekolah dan di masyarakat secara umum juga terus dilakukan oleh pemerintah. Presiden melihat sudah ada lompatan perbaikan dalam proses evakuasi saat gempa 6.9 magnitudo terjadi di Sumur, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, kemarin malam. Ia pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan waspada.

“Sekarang kayak di sekolah-sekolah, di masyarakat, mulai kita mengedukasi. Dan kemarin waktu di Banten itu kita melihat sudah ada sebuah lompatan perbaikan yang baik proses-proses evakuasi itu. Tapi bahwa kepanikan ada itu iya, namanya gempa di mana pun pasti menyebabkan masyarakat panik. Yang paling penting, terus dilakukan edukasi mengenai kebencanaan, terutama gempa bumi yang sulit diprediksi, sulit dihitung, dan kedua selalu tetap kita waspada,” tandasnya.(*)

Berita Terbaru