oleh

Kaur Umum Kepegawaian dan Humas ATR/BPN Cianjur Supriyadi Jelaskan Peristiwa Insiden di Halaman Parkir Kantor

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

CIANJUR – Kepala Urusan Umum dan Kepegawaian ATR/BPN Cianjur, Jabar, Supriyadi, menuturkan insiden tersebut berawal dari security yang menegur salah satu tamu atau pengunjung yang datang dan tak memakai masker.

“Kejadian hari Jumat lalu, ada seorang pemohon datang, ia pakai motor lalu ditegur karena tak mau ikut protokol kesehatan masa pandemi covid-19,” kata Supriyadi di kantor ATR/ BPN Cianjur, Rabu (17/06/2020).

Sambung Supriyadi, Satpam BPN sudah bersikap santun, kebetulan dirinya ada di pos satpam. Supriyadi mengatakan, ia langsung menyuruh pemohon itu untuk kembali lagi.

“Kalau tak mau ikut protokol saya suruh pulang, akhirnya ngotot, lalu datang security Iwan yang lagi off jaga,” kata Supriyadi.

Menurutnya, keduanya saling ngotot lalu ia mencoba melerai, ia meminta untuk mengeluarkan pemohon dari parkir ke gerbang luar. “Saya juga minta security untuk mengeluarkan motornya dan disuruh pulang,” katanya.

Setelah itu kericuhan mulai terjadi, Supriyadi mengatakan ia sempat kena pukul saat pemohon tersebut mulai meronta saat dipegangi.

“Saya sempat kena pukul masalah disengaja atau tidak saya kurang mengetahui, akhirnya komandan regu mendekap pemohon tersebut pakai tangan, lalu pemohon tersebut sempat menggigit pergelangan tangan danru, akhirnya dibubarkan setelah itu,” kata Supriyadi.

Menyoal minuman keras, kata Supriyadi, pihaknya dengan tegas mengatakan tak pernah terjadi hal itu. “Di ruang tunggu satpam, tak mungkin digunakan untuk minum minuman keras,” kata Supriyadi.

Demikian halnya dengan keluarnya kata-kata kasar, Supriyadi membantah hal tersebut. Pihaknya memohon maaf tak bisa dikonfirmasi setelah kejadian karena ada urusan kantor di Cirata.

Sebelumnya, YP (53) seorang freelance yang bekerja disalah satu notaris pejabat pembuat akta tanah di Cianjur, mengalami kejadian kurang menyenangkan ketika mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional Cianjur untuk mengurus surat-surat, Jumat (12/06/2020)

YP mengatakan ia nyaris adu jotos dan terlihat tarik menarik dengan security, seorang pejabat, dan staf BPN Cianjur. YP yang menduga para security ini di bawah pengaruh minuman keras. Sempat cekcok, ada peringatan ke saya untuk memakai masker, yang saya kurang berkenan keluar kata kata kasar menyebut nama hewan dari satpam

“Saya balik lagi sekitar pukul 12.45 WIB, disana disuruh menghadap ke Kasubsi Balik Nama BPN Cianjur, Wahyu, namun dicegat beberapa orang,” kata YP.

Ia mengatakan, memang dirinya disarankan sama satpam memakai masker, karena tak bawa masker ia pinjam ke temannya yang berada di parkiran, karena tak bisa masuk kalau tak pakai masker. “Tapi satpam marah marah melotot dan tak sopan, sampai mengeluarkan kata kasar anj*** terjadi keributan,” kata YP.

YP mengatakan, ia ditegur l pegawai security BPN, ada juga pejabat di pos satpam tersebut, kejadiannya berlangsung sekitar setengah jam cekcok dengan seorang satpam dan seorang pejabat. “Tak jadi masuk dan keluar lagi kantor BPN,” katanya. (rls/Denni Krisman)

Berita Terbaru