oleh

Ratusan Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas Dilantik Plt Bupati Cianjur

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

CIANJUR – Sebanyak 890 PNS/ASN diberikan amanah oleh Plt Bupati Cianjur, H. Herman Suherman, untuk mengemban jabatan sebagai kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas.

Pelantikan serta pengukuhan 752 kepala Sekolah Dasar (SD) dan 93 kepala Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta 45 kepala Puskesmas se-kabupaten Cianjur itu dilakukan di taman Pancaniti Pendopo Bupati Cianjur. Selasa (07/01/2020)

Plt Bupati Cianjur, H. Herman Suherman mengatakan, dengan adanya pelantikan ini, berharap Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Cianjur bisa meningkat.

“Saya berharap, dengan semangat baru, harapan baru, di tahun baru ini, saya menekankan kepada para pejabat khususnya pendidikan dan kesehatan untuk meningkatkan IPM,” Kata Herman kepada wartawan.

Ia menjelaskan, tugas Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas ini untuk melayani masyarakat dalam memperoleh fasilitas kesehatan serta pendidikan.

“Seperti diketahui kesehatan dan pendidikan merupakan pelayanan dasar yang wajib diberikan kepada masyarakat,” tandasnya.

Herman menyebutkan, kualitas kesehatan dan pendidikan yang baik, maka akan semakin meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

“Pemerintah pusat maupun Pemkab Cianjur memiliki program-program yang memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapat pelayanan pendidikan dan kesehatan,” terangnya.

“Inilah fungsi Kepala Sekolah dan Kepala Puskesmas yang bertugas sebagai kepanjang tangan pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan serta kesehatan,” sambungnya.

Herman berharap, kepala sekolah negeri dan kepala puskesmas yang baru dilantik ini dapat menjalankan tugas dengan sebaik mungkin terutama memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala Disdikbud Kabupaten Cianjur, Oting Zaenal Mutaqin, mengatakan, sistem pemilihan para kepala tersebut dipilih langsung oleh Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Pihaknya, hanya mengusulkan nama saja.

“Sistemnya masih sama, kami hanya mengusulkan nama-nama yang menyeleksinya langsung dari BKD. Kami hanya mengusulkan saja, ada tim dari BKD yang menyeleksi,” ungkap dia.

Oting mengatakan, jangka penyeleksian waktu yang terlama adalah untuk kepala SD. “Untuk SD diberikan kepada Kordik, Pengawas, PGRI, setelah itu ke kami,” tuturnya.

Ia berharap dengan pelantikan itu, ada penyegaran dari para kepala. Para kepala bisa berpikir lebih jernih.

“Dengan rotasi ini diharapkan ada penyegaran, mereka bisa berpikir lebih jernih. Tinggalkanlah apa yang sudah ada di masa lalu.” pungkasnya. (Denni Krisman)

Berita Terbaru