oleh

Seorang Wanita Berhasil Membuat Dan Memproduksi Madu Lebah Trigona dari Pengetahuan Yang Didapat Dari Bangku Kuliah

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Infonawacita.or.id Luwu Pekan UMKM Kab.Luwu Rabu (16/9/2020)

Dalam rangka pemulihan di masa Pandemi Covid 19 salah STAN Pameran di UMKM Barambing yakni STAN Lamasi mempromosikan salah satu Madu Trigona yang di produksi dari Desa To’pongo Kec.Lamasi Kab.Luwu Prov.Sulawesi Selatan.

Salah satu penemu Madu Trigona adalah Alumni Universitas Hasanuddin Makassar Fak.Kehutanan Wiwi Octaviani,S.Hut bersama dengan Kepala Desa mencoba membuka peluang bagi masyarakat dan pemuda-pemudi di Desa To’pongo dalam mengembangkan hasil Madu Lebah dengan daya tarik sendiri,Ungkap Wiwi Ocktaviani,S.Hut.

Dalam program Pasca Sarjana saudari Wiwi Ocktaviani,S.Hut yang mengembangkan produksi Madu Lebah Trigona ini dia coba menyusun program untuk mencapai S2,semoga hasil pengembangan Madu Lebah Trigona bisa membuat para pemuda-pemudi di daerah mau mengembangkan ide-ide dalam membangun dalam peningkatan ekonomi kerakyatan yang sesuai visi misi Nawacita Presiden RI Joko Widodo,Tegasnya kepada media Infonawacita.or.id.

“Lanjut Wiwi Ocktaviani,S.Hut memaparkan terkait dengan Madu Lebah Trigona sebagai berikut:

Madu Asli Trigona Queeny ialah madu yang dihasilkan dari Lebah tak bersengat spesies Trigona yaitu Tetragonula Biroi yang bertahan hidup dengan cara menggigit, bukan menyengat. Sementara madu yang lebih banyak dikenal oleh masyarakat merupakan madu dari lebah penyengat spesies Apis (Apis cerana, A. meliafera, A. dorsata, dan lain-lain).

Salah satu perbedaan fisik kedua spesies lebah ini dapat dilihat dari bentuk sarangnya. Sarang lebah madu spesies Apis berbentuk heksagonal, sedangkan sarang lebah Trigona Sp berbentuk seperti pot atau kendi bulat yang melintang secara horizontal.

Perbedaan madu Trigona dengan madu lainnya
Karena kedua madu ini dihasilkan dari jenis lebah yang berbeda, karakteristik madu yang dihasilkan juga berbeda. Berikut beberapa perbedaan madu Trigona dengan madu lainnya:

Lebih mahal
Meski tidak sepopuler madu biasa, budidaya madu Trigona juga memiliki sisi ekonomis bagi peternaknya. Dari harganya, madu Trigona berharga lebih mahal dari madu biasa karena memang lebah Trigona tidak menghasilkan madu yang berlimpah, yakni hanya 700ml-1.000ml dalam 1 box/3 bulan.
Meskipun demikian, peminat lebah Trigona sangat banyak, lebahnya pun relatif lebih mudah dibudidayakan. Lebah ini tidak bersifat agresif dalam mempertahankan sarangnya sehingga berisiko kecil menimbulkan cedera pada manusia akibat gigitan lebah.

Rasa lebih asam
Madu identik dengan rasanya yang manis, tak terkecuali madu Trigona. Hanya saja, Anda juga akan merasakan rasa asam pada madu Trigona karena kadar keasaman madu ini mencapai 3,05-4,55.

Tekstur madu Trigona juga lebih encer dari madu biasa karena kadar airnya lebih banyak, yakni berkisar antara 30-35%. Dari segi fisik, madu Madu Trigona memiliki warna cokelat amber.

Selain madu, lebah Trigona menghasilkan bee bread (bee pollen yg sdh difermentasi dlm sarang lebah) dan Propolis yg diolah menjadi produk kesehatan karena memiliki manfaat bagi manusia.

Bee pollen adalah butiran tepungsari bunga jantan yang merupakan makanan tambahan bagi lebah, sedangkan

Propolis berasal dari getah pohon dipergunakan sbg lem untuk melindungi sarang dari serbuan predator. Propolis dipakai lebah Trigona membungkus madunya.

Harapan Wiwi Octaviani,S.Hut agar Pemerintah Pusat melalui Kementrian UMKM RI agar bisa di jadikan referensi dalam pengembang produksi Madu Lebah Trigona untuk memberikan bantuan pengembangan UMKM Madu Lebah Trigona,Imbuhnya kepada Media Infonawacit.or.id.

Budidaya Lebah Trigona dimulai sejak tahun 2014 pada saat penelitian skripsi S1 di Fakultas Kehutanan Unhas. Parameter dalam penelitian tsb tentang budidaya teknik panen, dan potensi produksi lebah trigona. Lalu sy melanjutkan pendidikan di universitas yg sama, dengan melanjutkan penelitian sy di s1. Adapun penelitian tesis yaitu Komparasi hasil Meliponikultur lebah trigona Sp pada dataran tinggi, dan dataran rendah, parameter yg dikaji dalam penelitian tsb adalah mengidentifikasi pakan lebah trigona, mengidentifikasi anatomi jenis spesies lebah trigona, uji kualitas madu trigona di lab dinkes Makassar. Dari hasil penelitian tsb sy mencoba mengembangkan budidaya lebah trigona di desa To’pongo. Puji Tuhan, hasil panen tsb telah dipasarkan hingga keluar pulau. Sekarang sdh ada 15 Agen di setiap kota dan kabupaten. Kami jg membuka peluang bisnis jika berminat untuk menjadi Agen/Reseller. bagi yg ingin joint segera hubungi owner 085241630340,Ungkapnya dengan senyuman yang manis kepada Awak media infonawacita.or.id.(OK)

Berita Terbaru