oleh

Soal Corona, Dalam Kondisi Tertentu, Mini Market Efektif Untuk Distribusi Logistik

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Penanggulangan penyebaran virus Corona ( Covid-19 ) di Indonesia terus dilakukan pemerintah. Kebijakan social distansing yang digulirkan juga mendapat tanggapan dari elemen masyarakat.

Rezal Walyan Ketua Badan Penanggulangan Bencana MPW Pemuda Pancasila Provinsi Jabar mengatakan tindakan pemerintah sudah bagus karena pasti melalui kajian terlebih dahulu.

Kendati demikian kebijakan tersebut, sambul Rezal dihadapkan pada kebiasaan masyarakat yang kurang disiplin.

” Kebijakannya pemerintah sudah baik. Yang harus disiapkan itu, what if? Bila keadaan tak kunjung membaik, ” ujarnya di Bandung, Rabu (25/3/2020).

Kondisi tersebut bisa saja terjadi bila waktu penggulangan berjalan lama. Dikutip dari Kompas.Com berdasarkan penelitian Institut Teknologi Bandung (ITB) memprediksi, penyebaran Covid-19 di Indonesia akan mencapai puncaknya pada minggu kedua atau ketiga April dan berakhir akhir Mei atau awal Juni.

Prediksi itu berdasar hasil simulasi dan pemodelan sederhana prediksi penyebaran Covid-19 yang dilakukan Pusat Pemodelan Matematika dan Simulasi (P2MS) ITB.

Menurut Rezal jika penyelesaian wabah Copid-19 melalui opsi social distansing berjalan lama, maka skema lock down pada wilayah tertentu harus dilakukan. Langkah tersebut harus dibarengi dengan rencana pendistribusian logistik berbasis data.

Dalam kondisi tertentu, lanjut Rezal mini market bisa dijadikan titik distrubusi logistik.

” Prinsipnya pemerintah bisa menggunakan sumber daya apapun demi keselamatkan warga negaranya. Dalam kondisi tertentu mini market bisa efektif jadi simpul distribusi logistik. Misalnya untuk distribusi mie instan. Dengan catatan semua jelas tanggung jawabnya dan negara jaminannya, ” bebernya.

Rezal juga menyinggung soal perlunya empati dan kebersamaan dari seluruh elemen bangsa untuk membasmi Copid-19.

” Pengusaha, konglomerat semua termasuk dsri ormas LSM harus bahu membahu melalui ini. Kalau kita ormas siap kalaupun harus melakukan pendataan dan distribusi, tentunya bersama unsur pemerintah,” tuturnya.

Senada dengan Rezal, Cakra
Ketua Badan Penanggulangan Bencana DPP Manggala Garuda Putih
menyampaikan pihaknya bersama ormas LSM lainnya di Bandung bersikap pro aktif membantu penanggulangan Copid-19.

” kita terus bantu aparat melakuian pencegahan kerumunan massa. Saat ini kita harus benar-benar bersatu. Pemerintah tidak sendirian termasuk di Jawa Barat dan Kota Bandung, kami ikut bergerak, ” pungkasnya.(sas)

Berita Terbaru