by

Stikes Immanuel Gelar Pelatihan Skrining TB Terhadap 30 Kader

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

CIPARAY, – Sekolah Tinggi Immanuel (Stikes Immanuel bandung), memfasilitasi dengan Puskesmas Pakutandang menggelar “Pelatihan Skrining TB” untuk 30 Kader Desa Babakan Kecamatan Ciparay Kabupaten Bandung.

Kegiatan tersebut, sebagai bentuk pengabdian bagi masyarakat yang dilakukan oleh Dosen stikes Immanuel dan mahasiswa atau mahasiswi yang peduli terhadap kesehatan masyarakat. pelatihan dilaksanakan selama dua hari senin (07/10/19) sampai selasa (08/10/19) di Desa Babakan Kecamatan Ciparay.

Kepala Puskesmas Pakutandang, dr. Henny Hamdani, M.Kes mengatakan Tuberkulosis (TB) yang juga dikenal dengan singkatan TBC, adalah penyakit paru-paru yang disebabkan oleh basil Mycobacterium tuberculosis.

Penyakit ini ditularkan dari penderita TB aktif yang batuk dan dikeluarkan titik air liur dan terinhalasi oleh orang sehat yang tidak memiliki kekebalan tubuh terhadap penyakit ini.

TB termasuk dalam 10 penyakit besar yang menyebabkan kematian di dunia. Data WHO menunjukkan pada tahun 2015, Indonesia termasuk dalam 6 negara dengan TB baru terbanyak.

“TB paling sering menyerang paru-paru dengan perubahan klasik berbentuk batuk, berat badan turun, tidak nafsu makan, demam, keringat di malam hari, batuk berdarah, pulih dada, dan lemah. Jenis batuk juga bisa berdahak selama lebih dari 21 hari,” tutur Henny.

Sambung Henny. Saat tubuh kita sehat, sistem kekebalan tubuh dapat memberantas basil TB yang masuk ke dalam tubuh. Tapi, sistem kekebalan tubuh juga bisa gagal melindungi kita. 

“Basil TB yang gagal diberantas dapat digunakan tidak aktif untuk beberapa waktu sebelum kemudian menimbulkan TB. Kondisi ini dikenal sebagai tuberkulosis laten. Sementara TB kemangi yang telah dikembangkan, merusak jaringan paru-paru, dan telah terbukti digunakan dengan menggunakan tuberkulosis aktif,” katanya.

Sementara itu, Dosen Kesmas Stikes Immanuel Widawati, SKM., MKM. mengatakan sebagai akademi, kita harus membuka informasi dan mengedukasi terhadap para kader di lingkungan desa Babakan ini dalam upaya skring pasien TB.

“Ini kegiatan rutin kami, yang selalu dilakukan dengan menggandeng kepala desa dalam hal (Desa Babakan Ciparay, red).” katanya.

Tujuan pelatihan skrining ini adalah untuk meningkatkan perencanaan, penemuan TB, dan masif serta terstruktur, sehingga kita mendapatkan peluang untuk melakukan perawatan dini dan memastikan untuk memutus rantai penularannya.papar Widawati.

Pelatihan tersebut dihadiri jajaran fasilitator dari Stikes Immanuel diantarannya Dr. Gurdani Yogisutanti, SKM., M.Sc, Herwinda, S.Kep., Ners., M.Kep, Linda Hotmaida., S.Kep., Ners., M.KM
Lidya Maryani, MM., M.Kep dan Fahmi Fuadah, SST., M.Kes. Kepala Desa Babakan Kecamatan Ciparay, Kepala Puskesmas Pakutandang dan Puluhan Kader di Lingkungan Desa Babakan. (*)

Berita Terbaru