CIANJUR — Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) III Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Cianjur Tahun 2026.
Dalam sambutannya, Bupati menekankan pentingnya peran masjid sebagai pusat solusi umat sekaligus mitra strategis pemerintah dalam membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berdaya saing.
Kegiatan Musda III DMI tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, pengurus DMI, serta para pengelola masjid dari berbagai kecamatan di Kabupaten Cianjur.
Forum tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat koordinasi organisasi sekaligus menyusun program strategis DMI ke depan.
Masjid Harus Jadi Pusat Solusi Umat
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga memiliki peran besar dalam kehidupan sosial masyarakat.
Menurutnya, keberadaan masjid harus mampu menjadi pusat pembinaan umat dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga pembinaan generasi muda.
“Masjid selalu hadir sebagai solusi bagi persoalan umat, baik dalam bidang sosial, pendidikan, ekonomi, maupun pembinaan generasi muda,” ujar Bupati.



