oleh

Aliansi Rakyat Miskin Lingkar Tambang Soroti  PT.Prima Utama Karya Langgar UU Kepmen 1827/30/MEM/2018

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Infonawacita.or.id Luwu Timur
Dalam rangka menyempurnakan payung pelaksanaan kegiatan pertambangan mineral dan batubara yang memberi manfaat sebesar-besarnya bagi bangsa dan negara serta untuk memberikan kepastian dalam berusaha, Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral secara bersamaan menerbikan 5 lima Keputusan Menteri Energi Dan Sumber Daya Mineral (Kepmen). Kepmen ini merupakan bagian turunan dari Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 Tentang Pertambangan Mineral dan Batubara sebagai payung hukum petunjuk untuk pelaksanaanya.(Selasa,10 November 2020).
Koordinator Lapangan (Korlap) Aliansi Rakyat Miskin Lingkar Tambang Jois Andi Baso bersama Mahyuni memimpin langsung
 Aksi Demo terkait dengan penambangan  oleh PT.Prima Utama Karya di Desa Ussu warga yang mengikuti Aksi Demo sekitar 50orang.Dalam Aksi Demo tuntutannya warga Desa Ussu ada 8 poin yaitu:
 1.Tidak diperbolehkan melakukan
     aktifitas penambangan di
      Pit Blok E.
 2.Melakukan pembenahan sistem 
     Drainase dan pembuatan
     Setling Pond utama di Dusun 
     Salociu Desa Ussu yang dapat
     menampung kuranglebih15.000
     M3.
  3.Tidak diperbolehkan melakukan
      pemuatan ore Nikel sebelum
      dilakukan kajian teknis.
  4.Melakukan penataan lahan yang
      terganggu pada sebagian area
      Blok E yang akan di mine close.
   5.Mendapatkandata curah hujan
      10 tahun terakhir dan BMKG 
      sebagian upaya mitigasi 
      bencana dan melakukan
      Koordinasi dengan instansi
      terkait.
   6.Menyediakan alat ukur curah 
      hujan,overflow meter dan TSS.
   7.Melakukan penanaman cover
      crop pada area Bank Soil pada
      Pit Blok.E
   8.Pada lokasi Jetty
       a.Memasang tanggal dan
          membuat sistem drainase
          untuk pengendalian air lahan
          pada stockpale EFO dan ETO.
        b.Membuat sediment Pond 
           dilengkapi dengan minimal
           3(tiga)kompartemen dan
           menentukan titik penataan.
        C.Memasang pintu air pada
            outlet dan melakukan 
            pemantauan lingkungan
           secara berkala dan tidak.
Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler  waktu itu juga pernah mengeluarkan Surat Instruksi per 15 Januari 2020 sehingga aktiftas tambang PT PUL,Ungkap Koordinator Lapangan {Korlap} Aksi Demo
Dengan Aksi Demo kemaren hari Sabtu Tgl 7 November 2020 menghasilkan 6 poin kesempatan antara pihak warga Desa Atue bersama PT.Prima Utama Karya
Ketegasan Warga Desa meminta agar penambangan ditutup segera bila tidak di respon oleh Pihak PT.PUL atas beberapa tuntutan kami dan jika tidak ada respon dari pihak Perusahaan kami akan tetap lakukan Aksi Demo dan akan bersurat ke Pemerintah Pusat,Tutup Korlap Aksi Demo Jois Andi Baso kepada Awak Media Infonawacita tadi siang.(OK)

Berita Terbaru