Dalam tuntutannya, jenderal lapangan Zaidi menuntut lima hal yakni menolak penjualan aset daerah berupa jalan kepada pihak perusahaan. Selain itu juga pendemo meminta evaluasi penerimaan tenaga kerja semua investor.
“Kami juga meminta tangkap dan penjarakan mafia tanah, serta kami meminta evaluasi lahan tutupan yang ada di Kabupaten Luwu,” ujar Zaidi dalam aksinya sebelum melakukan penyegelan.



