Sementara itu, Kepala DPKP Lutim, Amrullah optimis bahwa program yang dijalankan ini berjalan lancar.
“Masyarakat Luwu Timur dominan mata pencahariannya adalah dari hasil perkebunan, Oleh karena itu untuk program Pemerintah kali ini hasil pertanian menjadi program prioritas untuk ditingkatkan. Kami memilih varietas yang ditanam adalah Inpari 50 marem yang ditargetkan akan menghasilkan produksi benih padi yang unggul bagi para petani, segaja kita hadirkan para penangkar benih hari ini untuk mereka lihat dan saksikan panen raya benih lokal Luwu Timur sebagai perkenalan awal. Kami optimis kedepannya untuk hasil budidaya benih padi ini bisa menghasilkan sebanyak 10 ton per hektare (ha) lebih dan bisa melayani permintaan benih sebanyak 334 ha untuk petani Luwu Timur,” kata Amrullah.
Turut hadir Perwakilan unsur Forkopimda Lutim, Anggota DPRD Lutim, I Made Sariana, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Luwu Timur, Herbudiman Suandy, Camat Wotu, Hasis Dawi, Kepala Desa se Kecamatan Wotu, Koordinator BPP se Luwu Timur, PPL, POPT, Petani Penangkar Padi, Gapoktan dan Kelompok Tani se Kecamatan Wotu dan Staf DPKP Lutim. (res/ikp-humas/kominfo-sp/Otto)


