Menurutnya, konsep tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melakukan efisiensi anggaran, terutama dalam penyelenggaraan rapat yang selama ini kerap dilaksanakan di tempat berbayar seperti hotel.
“Sekarang kita rapat koordinasi dengan seluruh kepala OPD, dan kami namakan Sawala Sauyunan. Karena efisiensi, rapat-rapat tidak kita lakukan di hotel-hotel mewah atau gedung-gedung berbayar,” kata Wahyu.
Ia menjelaskan, rapat koordinasi kini lebih banyak digelar di fasilitas milik pemerintah seperti kantor dinas, kantor kecamatan, hingga puskesmas.



