“Kami menghimbau kepada seluruh satuan pendidikan agar berpartisipasi aktif menyampaikan kepada seluruh siswa tentang makanan yang baik, sehat, dan layak dikonsumsi, sehingga siswa tidak sembarang membeli makanan,” ujar Rifki kepada wartawan, Rabu (13/5/2026).
Selain itu, Rifki juga meminta sekolah meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan pedagang makanan di sekitar lingkungan pendidikan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Sekolah dan guru diharapkan lebih aktif lagi dalam mengawasi ketersediaan makanan atau pedagang makanan yang berada di lingkungan sekolah,” katanya.
Dorong Program Makan Bergizi Gratis
Rifki menambahkan, pihaknya juga mendorong adanya kerja sama dan koordinasi dengan SPPG dalam mengoptimalkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa sebagai upaya pemenuhan kebutuhan makanan sehat di lingkungan sekolah.
Menurutnya, program tersebut dapat menjadi salah satu langkah preventif untuk mengurangi risiko siswa membeli makanan yang belum terjamin kebersihan maupun kualitasnya.



