Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan pendataan terhadap jumlah siswa yang terdampak serta menelusuri penyebab pasti dugaan keracunan tersebut.
Sampel makanan juga disebut akan diperiksa untuk memastikan kandungan yang terdapat dalam jajanan yang dikonsumsi para siswa.
Kondisi Siswa Mulai Membaik
Rifki menyebutkan bahwa kondisi sebagian besar siswa dilaporkan mulai membaik setelah mendapatkan penanganan medis.
Meski demikian, kejadian ini menjadi perhatian serius berbagai pihak karena menyangkut keamanan pangan di lingkungan sekolah.
“Bersama pihak sekolah dapat memperketat pengawasan terhadap jajanan anak-anak agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari,” pungkasnya. (dkh)



