Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu Ferdian, menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut.
“Kami mendukung transformasi menuju kendaraan listrik yang lebih modern dan efisien,” ungkapnya.
Penindakan Tegas Knalpot Brong
Selain fokus pada transportasi, aspek ketertiban lalu lintas juga menjadi perhatian serius dalam kunjungan ini.
Kapolres Cianjur melaporkan hasil penegakan hukum terhadap penggunaan knalpot tidak standar atau knalpot “brong” yang selama ini meresahkan masyarakat.
Sebanyak 69 pelanggar telah ditindak melalui tilang manual.
Dari jumlah tersebut, 60 unit kendaraan roda dua diamankan sebagai barang bukti di Mapolres Cianjur. Tidak hanya kendaraan, petugas juga menyita dokumen berupa STNK dan SIM sebagai bagian dari proses penindakan.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam menciptakan kenyamanan dan ketertiban di tengah masyarakat, khususnya menjelang arus mudik Lebaran.
Apresiasi untuk Personel
Rangkaian kegiatan ditutup dengan kunjungan ke Batalyon Raider 300/Brajawijaya. Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Jawa Barat memberikan tali asih kepada personel yang bertugas sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menjaga keamanan wilayah.
Situasi Tetap Kondusif
Hingga berita ini diturunkan, situasi di wilayah hukum Polres Cianjur dilaporkan dalam kondisi aman dan kondusif.
Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Polda Jawa Barat, serta unsur Forkopimda Cianjur diharapkan menjadi langkah konkret dalam meningkatkan pelayanan publik serta pengamanan arus mudik tahun 2026. (dkh/Rik)



