“Awalnya air kecil keluar, namun hingga sekarang menjadi besar dan kalau dibiarkan bisa menggenangi pekarangan rumah dan tanah,” ujarnya saat ditemui, Sabtu (16/5/2026) siang.
Menurut warga, kondisi tersebut cukup mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar. Selain membuat jalan dan pekarangan menjadi becek, warga juga khawatir kebocoran yang terus dibiarkan dapat menyebabkan kerusakan lebih besar.
Warga Mengaku Sudah Melapor
Warga mengaku telah melaporkan kebocoran tersebut kepada salah satu petugas PDAM Sindangbarang sejak Jumat, 15 Mei 2026. Namun hingga kini belum ada tindakan perbaikan yang dilakukan di lokasi.
Masyarakat menilai respons pihak PDAM terkesan lambat dan kurang memperhatikan keluhan warga terkait kebocoran saluran air tersebut.
“Sudah dilaporkan sejak kemarin ke petugas PDAM, tapi sampai sekarang belum ada tindakan. Seolah tidak peduli dengan kenyamanan warga sekitar,” kata warga lainnya.



