oleh

Korlantas Mabes Polri Tinjau Lokasi Lahan Tanah Untuk Indonesia Safety Driving Center Di Cianjur Selatan

Spread the love
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

CIANJUR – Korlantas Mabes Polri bersama PJU Polres Cianjur, Jawa Barat, meninjau lokasi lahan tanah yang akan dijadikan Indonesia Safety Driving Centre (ISDC) atau Sekolah Pelatihan Pengemudi di Kp. Manesel, Gunung Bitung Desa Pananggapan Kecamatan Cibinong, Cianjur Selatan.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kaur Standar Cegah Pada Subdit Standar Cegah dan Tindak Ditkamsel Korlantas Polri AKP Helmiyati Abdulah Ali, Kabagren Polres Cianjur Kompol Iwan, Kasubag hukum Polres Cianjur Iptu Agus.

Kasubag Sapras Polres Cianjur Iptu Heri Januar, Paur Subbag Humas Polres Cianjur Ipda Ade Novi Dwiharyanto, Kaurmintulantas Plores Cianjur Ipda Usep, serta Tokoh Masyarakat setempat H. Toto Iskandar.

Kaur Standar Cegah Subdit Standar Cegah dan Tindak Ditkamsel Korlantas Mabes Polri AKP Helmiyati Abdulah Ali mengatakan Korlantas Mabes Polri berencana membangun ISDC atau sekolah mengemudi dikabupaten Cianjur di atas lahan seluas 6,5 hektare. Setiap pemohon SIM nantinya di haruskan memiliki sertifikat dari sekolah mengemudi.

Pembangunan sekolah mengemudi di buat untuk menambah wawasan dan keahlian warga yang ditandai dengan kepemilikan sertifikat untuk mengajukan permohonan SIM.

“Hari ini kami melakukan peninjauan ke Gunung Bitung, Kecamatan Cibinong, Cianjur Selatan untuk pembangunan sekolah mengemudi,” ujar Helmiyati, kepada Wartawan, usai melakukan peninjauan lokasi. Rabu (12/08/2020)

Helmiyati menjelaskan sesuai dengan UU No 22 tahun 2009 bahwasanya setiap yang membuat SIM harus belajar mengemudi.

“Selama ini belum ada lahan, dengan adanya sekolah mengemudi warga yang akan membuat SIM harus punya sertifikat R2 dan R4,” katanya.

Helmiyati mengungkapkan, bahwa di atas lahan seluas 6,5 hektare akan dibangun satu hektare untuk gedung perkantoran, lalu kelas teori atau praktik untuk mengawasi ada parkiran lalu akan dibangun lapangan seluas 5 hekatre menampung pelatihan R2 sampai truk.

“Satu hekatre lagi untuk tempat pelatihan, akan ada juga lahan untuk berlatih penanganan bencana alam,” katanya.

Helmiyati berharap apabila lahan sudah bersertifikat maka akan dibangun sekolah mengemudi di Cianjur, apabila anggaran negara ada maka akan langsung diajukan pembangunannya.

“Di Jabar kami melihat lahannya tersedia di Cianjur karena setelah survei ke wilayah Cirebon tanahnya bekas endapan laut,” tegasnya.

Tokoh masyarakat setempat Haji Toto Iskandar, yang turut mendampingi bersama Kades Pananggapan dan Camat serta Kapolsek Cibinong, mengapresiasi dengan adanya rencana pembangunan Indonesia Safety Driving Centre (ISDC) atau Sekolah Pelatihan Pengemudi.

“Kami mengapresiasi dan mendukung penuh dengan adanya program kegiatan pembangunan sekolah mengemudi tersebut, semoga cepat terealisasi,” kata Haji Toto Iskandar.

Toto berharap semoga nantinya bisa membawa dampak positif terhadap kemajuan pembangunan didaerah dan meningkatkan perekonomian masyarakat Cibinong khususnya dan umumnya warga Cianjur selatan.(Denni Krisman).

Berita Terbaru