oleh

LSM Lira Surbar Laporkan Sengketa Lahan PT Mamuang Ke Presiden

Spread the love

LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sulbar, berkolaborasi dengan Ormas Relawan Sedulur Jokowi akan melaporkan ke Presiden soal sengketa tanah PT. Mamuang dengan Warga Desa Lalundu, Kabupaten Pasangkayu.

Hal itu disampaikan langsung oleh LIRA Sulbar Masnur Mas melalui pesan Watshaapnya ke Rakyatsulbar.Com, Jumat (1/7/2022).

“LIRA Sulbar akan berkolaborasi dengan Ormas Relawan Sedulur Jokowi akan Lapor ke Presiden soal sengketa tanah Pt. Mamuang dangan warga desa Lalundu Pasangkayu yang selama ini tak kunjung selesai,” kata Masnur.

Kata Masnur, persoalan sengketa lahan antara PT.Mamuang dengan masyarakat desa Lalundu memang harus segera di laporkan ke presiden, karena selama ini tidak ada satupun pemerintah daerah yang mampu menyelesaikan persoalan itu.

Sementara itu, di konfirmasi salah seorang Warga desa Lalundu Daeng Nganjeng melalui telpon genggamnya, mengatakan sudah di kirim dokumen lengkap agar itu bisa di teruskan ke presiden.

“Dokumen lengkap kami sudah kirim pak, berupa surat-surat dokumen kepemilikan serta hasil pengaduan kami ke Polda Sulbar, dan pengaduan penyerobotan lahan yang di lakukan PT.Mamuang,” jelasnya.

Lanjut, ” Kami berharap agar persoalan ini dapat menjadi perhatian khusus dari pemerintah pusat untuk menyelesaikan,” harapannya.

Diketahui bahwa sejak dari tahun 2006 sampai sekarang, itu PT.Mamuang tidak pernah dia mau koordinasi dengan Masyarakat soal masalah tersebut. Sebagai pemilik lahan menilai bahwa memang PT.Mamuang tidak mau baku atur baik dengan masyarakat.

Dia menambahkan jumlah lahan yang di gugat langsung sebanyak 8.000 hektar, tetapi kepemilikan PT. Mamuang itu 12.900 lebih hektar yang merupakan pelepasan HGU terletak di desa Martajaya. (*)

Penulis: Musraho

News Feed