Ia berharap ke depan pelayanan terhadap laporan masyarakat dapat dilakukan lebih cepat dan responsif agar persoalan serupa tidak menimbulkan keresahan di lingkungan warga.
“Harapannya tentu pelayanan publik seperti ini bisa semakin maksimal. Ketika ada laporan dari masyarakat, penanganannya harus cepat agar tidak berkembang menjadi persoalan yang lebih besar,” katanya.
Sempat Dikeluhkan Warga
Sebelumnya, warga mengaku telah melaporkan kebocoran tersebut kepada petugas PDAM sejak Jumat, 15 Mei 2026. Namun, hingga beberapa waktu belum ada tindakan perbaikan sehingga memunculkan keluhan masyarakat.
Kondisi itu juga sempat mendapat sorotan karena dinilai dapat mengganggu pelayanan air bersih sekaligus berpotensi menyebabkan kerusakan lingkungan apabila dibiarkan terlalu lama.
Setelah dilakukan penanganan, kondisi saluran air kini dilaporkan sudah kembali aman dan aliran air tidak lagi meluber ke area pekarangan warga.
Warga Harap Pelayanan Lebih Responsif
Masyarakat berharap kejadian serupa dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak PDAM agar pelayanan terhadap laporan gangguan jaringan air dapat ditangani lebih cepat dan responsif.



