oleh

Sebanyak 217 Calon Jemaah Haji Kloter 30 Asal Cianjur Diberangkatkan dan Akan dilepas Oleh Bupati Cianjur

-Cianjur, Home, Regional-127 Dilihat
Spread the love

CIANJUR – Sebanyak 217 Calon Jemaah Haji asal Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, yang tergabung dalam Kloter 30, akan diberangkatkan ke Embarkasi Haji Bekasi, pada Jumat (24/6) malam.

Rencananya agenda Pelepasan Pemberangkatan Jemaah Calon Haji akan dilakukan oleh Bupati Cianjur Herman Suherman di aula gedung Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Kabupaten Cianjur

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kementerian Agama Kabupaten Cianjur, Usep Muhammad Tammam, menjelaskan pemberangkatan jemaah calon haji kloter 30 merupakan gelombang kedua. Sebelumya, sebanyak 404 orang jemaah calon haji tergabung dalam Kloter 16 sudah diberangkatkan, Senin (13/6/2022) lalu.

“Pemberangkatan Kloter 30 pada Jumat (24/6/2022) nanti merupakan gelombang kedua, dan akan dilepas oleh Bupati Cianjur Herman Suherman” kata Tammam, pada Kamis (23/6/2022) sore.

Jumlah jemaah calon haji Kabupaten Cianjur yang berangkat tahun ini sebanyak 621 orang. Kuotanya berkurang hampir 48% karena adanya kebijakan pembatasan dari pemerintah Kerajaan Arab Saudi.

Mereka yang berangkat tahun ini merupakan calon jemaah haji yang pemberangkatannya ditunda pada 2020 dan 2021 karena dampak pandemi covid-19.

“Kami mengimbau kepada seluruh jemaah haji betul-betul menjaga imun tubuh dan kondisi kesehatan karena sekarang di sana (Arab Saudi) suhunya sangat panas. Harus banyak minum air putih agar tidak dehidrasi dan selalu memakai masker. Dengan kondisi badan yang fit, maka kita bisa melaksanakan semua amal ibadah selama berada di Tanah Suci,” tutur Tammam.

Ia mengaku terus memantau kondisi para jemaah calon haji Kloter 16 asal Kabupaten Cianjur yang sudah berada di Tanah Suci. Sejauh ini kondisi para jemaah calon haji dalam keadaan sehat.

“Tapi kita mendapat musibah sehari setelah para jemaah calon haji tiba di sana. Salah seorang jemaah calon haji atas nama Hasbulloh meninggal dunia,” terangnya.

Tamman menuturkan sebelum pemberangkatan, kondisi almarhum dalam kondisi sehat termasuk kondisi para jemaah lainnya.

“Tapi saat tiba di Madinah, Allah SWT menghendaki lain. Kami sudah konfirmasi dan koordinasi untuk keterangan surat kematiannya,” pungkasnya. (rls/Denni Krisman)

News Feed