Membenarkan Insident Tersebut.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Asep Sudrajat, membenarkan insiden tersebut.
Ia menjelaskan bahwa saat ini, data resmi mengenai total kerugian masih menunggu laporan dari Pemerintah Desa Kertamukti.
“Pusat Pengendalian Operasi (PUSDALOPS) BPBD Kabupaten Cianjur segera melakukan pemantauan di 32 kecamatan di wilayah Kabupaten Cianjur,” ujar Asep saat dikonfirmasi pada Senin (29/7/2025).
Pemantauan dilakukan secara intensif melalui grup WhatsApp Relawan Se-Kabupaten Cianjur dan media sosial PUSDALOPS PB.
Selain itu, BPBD juga terus memantau serta mengumpulkan informasi prakiraan cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk mengantisipasi potensi bencana lanjutan.
Menyikapi bencana ini, Pemerintah Desa setempat, bersama para relawan dan warga, segera bergerak cepat.
Asep mengungkapkan bahwa pembersihan saluran sungai yang tersumbat telah dilaksanakan pada Selasa (29/7/2025).
“Kami terus melaksanakan kegiatan rutin, mulai dari peringatan dini, administrasi, hingga pelaporan,” tambahnya.



