Kekurangan Guru Capai 7.000 Orang
Banyaknya ASN yang pensiun, khususnya dari sektor pendidikan, berdampak langsung terhadap kebutuhan tenaga pendidik di Kabupaten Cianjur.
Berdasarkan data formasi ideal, Cianjur masih membutuhkan sekitar 17.000 guru, sementara jumlah yang tersedia saat ini baru sekitar 10.000 orang.
“Artinya masih ada kekurangan sekitar 7.000 guru untuk memenuhi kebutuhan ideal,” jelas Andi.
Namun demikian, Pemkab Cianjur kemungkinan akan melakukan moratorium atau penundaan sementara pengadaan ASN baru.
Hal tersebut disebabkan oleh keterbatasan anggaran daerah serta penyesuaian kebijakan keuangan dari pemerintah pusat.
“Transfer dana dari pusat berkurang dan ada beberapa prioritas anggaran yang harus didahulukan. Selain itu, karena tahun 2025 tidak ada proses pengadaan, maka tahun 2026 ini dipastikan tidak ada rekrutmen ASN baru,” ungkapnya.
Sebagai solusi sementara, Pemkab Cianjur akan mengoptimalkan tenaga yang sudah ada, termasuk tenaga paruh waktu, khususnya di sektor pendidikan.



