“Dari total 135 kepala sekolah yang dilantik, sebanyak 50 orang merupakan hasil promosi melalui program piloting langsung dari Kementerian, terdiri atas 35 kepala SD dan 15 kepala SMP. Sementara 85 orang lainnya hasil rotasi, dengan rincian 68 kepala SD dan 17 kepala SMP,” ujar Ruhli.
Ia menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memastikan seluruh sekolah di Kabupaten Cianjur memiliki kepala sekolah definitif, sesuai regulasi dan rekomendasi Kemendikbudristekserta Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Kami berharap tidak ada lagi sekolah di Cianjur yang dijabat kepala sekolah PLT. Dengan kepala sekolah definitif, manajerial dan kinerja di satuan pendidikan akan jauh lebih optimal,” tutur Ruhli.
Menunggu Verifikasi Tahap Kedua dari Kementerian
Ruhli menambahkan, hingga saat ini masih terdapat lebih dari 100 sekolah yang menunggu keluarnya rekomendasi dan verifikasi tahap kedua dari Kementerian, sehingga pelantikan lanjutan belum dapat dilakukan.



