Scroll untuk baca artikel
DaerahHome

Bupati Cianjur Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Qurani dan Modern untuk Masa Depan Cianjur

1507
×

Bupati Cianjur Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Qurani dan Modern untuk Masa Depan Cianjur

Sebarkan artikel ini
Spread the love

Sehingga Bisa Berlanjut Generasi Penerus..!

Ia mendorong agar lembaga-lembaga ini aktif melahirkan inovasi-inovasi di Kabupaten Cianjur.

“Meskipun banyak anggotanya, kaderisasi jangan berhenti. Terus lanjutkan kaderisasi kepada para pemuda, anak-anak kita, sehingga bisa berlanjut generasi penerus,” tegasnya.

Regenerasi menjadi kunci keberhasilan dan keberlanjutan, khususnya dengan melibatkan anak-anak muda yang memiliki semangat dakwah dan kemampuan digital.

Bupati Wahyu menyoroti fenomena di era digital saat ini, di mana hal-hal maksiat disosialisasikan secara terang-terangan.

“Sekarang ayo kita lomba-lomba, kita imbangi mereka yang mensosialisasi keburukan, kita mah sosialisasi kebaikan, kita dakwah dengan cara baru di era baru,” ajaknya.

Dalam upaya mengembalikan Cianjur sebagai Kota Santri yang disegani, Bupati Wahyu menyampaikan langkah konkret pemerintah.

“Di Cianjur juga kami, Pak Ketua, sempat beberapa tahun vakum, tapi kemarin kita sudah buatkan surat edaran untuk siswa-siswi di Kabupaten Cianjur yang akan melanjutkan ke SMP harus ada wajib ijazah diniyah,” ungkapnya.

Langkah ini, meskipun berjalan bertahap, merupakan bentuk keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat.

“Daripada mereka nongkrong tidak benar, terpengaruh minuman keras dan lain sebagainya, mending ngaji,” sambungnya, menegaskan manfaat ijazah diniyah bagi masa depan anak-anak.

Bupati berharap kebijakan ini dapat terus berlanjut hingga jenjang pendidikan SMA dan sederajat, meskipun hal tersebut bukan kewenangan penuh pemerintah daerah.

Mengakhiri sambutannya, Bupati Mohammad Wahyu Ferdian menyampaikan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh guru ngaji, ustazah, pengelola MDTA, TPQ, pengurus FKDT, dan pendakwah yang selama ini telah mengisi ruang spiritual masyarakat dengan cahaya ilmu dan akhlak.

“Semoga FKDT dan Tim Teknis P3DTPQ yang dikukuhkan hari ini menjadi garda terdepan dalam mewujudkan Cianjur daerah baru yang beragama, sejahtera, dan berkarya. Mari juga sama-sama menjaga marwah pendidikan Islam, menanamkan nilai Qurani dalam kehidupan sehari-hari, dan terus memperjuangkan kemajuan umat melalui jalan ilmu dan dakwah, dengan kebersamaan yang menguatkan dan kekeluargaan yang menyatukan: satu raga, satu jiwa, satu hati,” pungkasnya. (dkh/rik)