Eksistensi Dan Perkembangan Lembaga.
​Ketua DPC IPPAQI Cianjur, M. Rahmat Gunawan, M.Pd., menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tulus atas dukungan berkelanjutan yang diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur terhadap eksistensi dan perkembangan lembaga-lembaga PAUD Al-Qur’an.
Dalam paparannya yang penuh semangat, Rahmat juga membawa kabar gembira yang membanggakan.
Ia mengumumkan bahwa pada bulan Mei 2025 lalu, perwakilan Kabupaten Cianjur, yang berjuang bersama IPPAQI, telah berhasil meraih gelar Juara Umum pada ajang Panggung Al-Qur’an tingkat Provinsi Jawa Barat.
Prestasi gemilang ini secara otomatis menjadikan Kabupaten Cianjur sebagai tuan rumah resmi untuk pelaksanaan Panggung Al-Qur’an tingkat Provinsi Jawa Barat Tahun 2026.
​”Audiensi ini intinya untuk memperkenalkan bahwa di Cianjur sudah ada organisasi Ikatan Pendidik PAUD Al-Qur’an Indonesia,” ujar M. Rahmat Gunawan.
“Meskipun kami secara struktural berada di bawah Kementerian Agama, khususnya Kasih PD Pontren, kami sangat bangga dapat bersilaturahmi secara langsung dengan Bapak Bupati.”
Berfokus Pada Peningkatan Prestasi
Ia menambahkan bahwa audiensi ini juga menjadi platform penting untuk menyampaikan program-program IPPAQI, termasuk inisiatif yang berfokus pada peningkatan prestasi.
“Alhamdulillah, di bulan Mei 2025 kemarin, IPPAQI Kabupaten Cianjur meraih Juara Umum Panggung Al-Qur’an tingkat Provinsi Jawa Barat. Piala bergilir sebagai juara umum juga sudah kami sampaikan langsung kepada Bapak Bupati sebagai bentuk laporan atas pencapaian ini,” jelasnya dengan bangga.
​Menanggapi kabar baik dan laporan tersebut, Bupati Cianjur, Mohammad Wahyu Ferdian, menyambut dengan sangat positif pencapaian luar biasa yang telah diraih IPPAQI.
Ia tidak hanya menyatakan kebanggaannya, tetapi juga memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Panggung Al-Qur’an tahun 2026 di Kabupaten Cianjur.
“Alhamdulillah, respons Bapak Bupati sangat positif. Beliau mendorong dan memberikan motivasi kepada kami untuk terus berkompetisi, mempertahankan, dan bahkan meningkatkan prestasi yang sudah diraih,” papar Rahmat.
Bupati juga dengan tegas menekankan pentingnya kolaborasi erat dan berkesinambungan antara pemerintah daerah dan lembaga pendidikan keagamaan dalam upaya menciptakan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam hafalan dan pemahaman Al-Qur’an, tetapi juga memiliki karakter kuat dan daya saing tinggi.
​Sejarah Singkat IPPAQI Cianjur dan Prestasi Gemilang Kabupaten Cianjur, meskipun IPPAQI sebagai organisasinya terbilang baru, memiliki catatan membanggakan dalam bidang pendidikan Al-Qur’an. IPPAQI sendiri baru lahir pada tahun 2020, menjadikannya organisasi yang relatif muda, baru berusia sekitar lima tahun.
Namun, dalam rentang waktu yang singkat ini, mereka telah berhasil menorehkan prestasi gemilang yang patut diacungi jempol.
“Ini adalah kali pertama Cianjur menjadi juara umum di Panggung Al-Qur’an tingkat provinsi, dan kejuaraan tersebut dilaksanakan di Kabupaten Bandung, tepatnya di Baleendah,” terang Rahmat,
​Sebagai persiapan untuk menyambut peran sebagai tuan rumah Panggung Al-Qur’an Jawa Barat 2026, diskusi awal telah mulai dilakukan.
“Untuk persiapan menjadi tuan rumah, kami masih akan membicarakannya secara detail dengan tim dari Dinas Pendidikan, tim dari Kementerian Agama, dan juga tim dari pengurus IPPAQI sendiri.
Nanti akan ada tindak lanjut mengenai jadwal dan agenda pertemuan resmi untuk membahas rencana ke depan,” papar Rahmat, menunjukkan langkah konkret yang akan diambil.
​Pada gelaran Panggung Al-Qur’an tingkat Provinsi Jawa Barat sebelumnya, Kabupaten Cianjur berhasil menunjukkan dominasi yang signifikan dengan meraih beberapa gelar juara dari total sembilan cabang lomba yang diperlombakan.
Enam kejuaraan yang menjadi kunci keberhasilan Cianjur meraih Juara Umum antara lain:
​Lomba Hafalan Hadits (Putra dan Putri): Dua gelar juara satu dalam kategori ini berhasil direbut oleh perwakilan dari Kabupaten Cianjur, masing-masing dari Kecamatan Pagelaran dan Kecamatan Cianjur.
​Lomba Hafalan Doa: Juara pertama dalam kategori hafalan doa berhasil diraih oleh peserta dari Kecamatan Sukaresmi dan Kecamatan Karangtengah.
​Lomba Mewarnai: Dominasi luar biasa ditunjukkan oleh Kecamatan Warungkondang, yang berhasil meraih juara satu untuk kedua kategori lomba mewarnai.
​M. Rahmat Gunawan juga menegaskan bahwa peserta kejuaraan ini adalah anak-anak dari lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an (PAUDQ), bukan dari Madrasah Tsanawiyah (MTS). “Ini adalah PAUDQ, usia prasekolah seperti RA (Raudhatul Athfal) dan PAUD lainnya.
Namun, penekanannya memang sangat kuat pada pendidikan Al-Qur’an. Perlu diketahui juga, jika RA berada di bawah naungan Kementerian Agama, PAUDQ ini berada di bawah PD Pontren,” pungkasnya, memberikan klarifikasi penting mengenai lingkup pendidikan yang terlibat.



