“Secara keseluruhan, proses pemberangkatan jemaah sudah lengkap. Hanya tinggal satu persyaratan yang belum dipenuhi, yaitu vaksinasi yang memang dijadwalkan dalam waktu dekat,” ujar Emma kepada wartawan usai takziah, Kamis (9/4/2026).
Ia menjelaskan, sebelumnya almarhumah dalam kondisi sehat dan telah dinyatakan memenuhi syarat istitha’ah atau kemampuan berhaji. Namun kondisi kesehatan berubah secara mendadak setelah mengalami serangan stroke.
“Seminggu sebelum wafat, beliau terkena stroke. Padahal sebelumnya tidak ada kendala apa pun dan seluruh persyaratan sudah terpenuhi,” katanya.
CJH Cianjur Tergabung Kloter JKS 24
Sementara itu, jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Cianjur tahun 2026 tercatat sebanyak 74 orang. Mereka didampingi satu pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) serta lima petugas kloter.
Seluruhnya tergabung dalam kelompok terbang (kloter) JKS 24 yang dijadwalkan berangkat pada 17 Mei 2026.
Keluarga Diminta Lengkapi Administrasi Penundaan
Terkait kejadian tersebut, Emma menjelaskan pihak keluarga perlu segera melengkapi dokumen administrasi untuk proses penundaan keberangkatan.



