Menurutnya, usia Kabupaten Cianjur yang telah mencapai 349 tahun bukan sekadar catatan sejarah, melainkan pengingat bagi seluruh penyelenggara pemerintahan dan masyarakat untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian demi kemajuan daerah.
“Momentum Milangkala ini menjadi kesempatan bagi kita semua untuk mengevaluasi sejauh mana pembangunan telah memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat komitmen membangun Cianjur yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera,” ujar Metty.
Ia menegaskan DPRD akan terus menjalankan fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan secara optimal guna mendukung pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.
DPRD Perkuat Regulasi dan Integritas Lembaga
Dalam laporannya, Metty menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2026 DPRD Kabupaten Cianjur telah menyelesaikan pembahasan dua Peraturan Daerah, yakni Peraturan Daerah tentang Kesehatan dan Peraturan Daerah tentang Pemberdayaan serta Perlindungan Perempuan.
Selain itu, DPRD juga menetapkan dua Peraturan DPRD mengenai Kode Etik dan Tata Beracara Badan Kehormatan DPRD sebagai bagian dari upaya memperkuat integritas lembaga, menjaga kehormatan anggota dewan, serta meningkatkan akuntabilitas dalam menjalankan amanah masyarakat.
Apresiasi Program Infrastruktur Pemerintah Daerah
Ketua DPRD turut mengapresiasi berbagai program pembangunan yang mulai direalisasikan Pemerintah Kabupaten Cianjur di bawah kepemimpinan Bupati dr. Mohammad Wahyu Ferdian.
Menurutnya, meskipun masa kepemimpinan pemerintahan saat ini masih relatif singkat, sejumlah program prioritas, khususnya pembangunan dan betonisasi jalan di berbagai wilayah, mulai memberikan dampak positif bagi masyarakat.
DPRD menilai pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran strategis dalam meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan publik.



