Scroll untuk baca artikel
DaerahHomepemerintahanTNI & POLRI

Harga Sembako di Pasar Ciranjang Stabil, Namun Daya Beli Masyarakat Turun 20 Persen Pasca Idul Fitri

426
×

Harga Sembako di Pasar Ciranjang Stabil, Namun Daya Beli Masyarakat Turun 20 Persen Pasca Idul Fitri

Sebarkan artikel ini
Spread the love

Di sisi lain, beberapa komoditas mengalami penurunan harga, salah satunya mentimun yang turun dari Rp11 ribu menjadi Rp8 ribu per kilogram.

Secara umum, kondisi harga pangan di Pasar Ciranjang masih dinilai stabil dan belum mengalami lonjakan signifikan.

Pasar Tradisional Hadapi Tantangan Digital

Selain faktor daya beli, pasar tradisional juga menghadapi tantangan dari perubahan pola konsumsi masyarakat.

Maraknya ritel modern, layanan pesan antar, sistem pembayaran COD (Cash on Delivery), hingga belanja online disebut turut memengaruhi berkurangnya kunjungan masyarakat ke pasar rakyat.

Fenomena tersebut membuat pedagang tradisional kini harus bersaing tidak hanya dengan sesama pedagang, tetapi juga dengan platform digital dan pusat perbelanjaan modern yang menawarkan kemudahan transaksi.

UPTD Gelar Inovasi Tarik Pengunjung

Sebagai langkah mempertahankan aktivitas ekonomi pasar, UPTD Pasar Ciranjang mulai menggulirkan sejumlah program untuk menarik kembali masyarakat datang ke pasar tradisional.

Salah satu program yang dijalankan yakni kegiatan senam bersama setiap Sabtu pagi yang melibatkan masyarakat dari berbagai wilayah di Kecamatan Ciranjang.