Beliau Mengikuti tahapan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).!
“Semoga amal ibadah beliau diterima di sisi-Nya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” ujar H. Saepul Ulum.
Menurut H. Saepul Ulum, almarhum H. Sukandi telah menunaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan tuntas. Beliau diketahui telah mengikuti tahapan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina).
“Alhamdulillah, dari sisi ibadah hajinya sudah tuntas. Beliau ikut ke Armuzna,” jelas H. Saepul Ulum.
Setelah menyelesaikan rentetan ibadah hajinya, H. Sukandi kemudian diberikan ujian sakit oleh Allah SWT.
Dokter kloter segera membawa almarhum ke klinik sektor, dan dari sana, H. Sukandi dilarikan ke Rumah Sakit King Abdul Aziz untuk mendapatkan perawatan intensif. Sayangnya, di rumah sakit tersebut, H. Sukandi menghembuskan napas terakhirnya.
Dimakamkan di Makkah Al-Mukarramah H. Saepul Ulum mengungkapkan bahwa H. Sukandi meninggal dunia dalam usia 76 tahun. Mengingat almarhum wafat setelah menyelesaikan seluruh rukun ibadah hajinya, maka hajinya diharapkan dapat diterima dan menjadi haji yang makbul serta mabrur tanpa perlu dibadalkan.
Selain itu, Pihak Kementerian Agama dan PPIHD Kabupaten Cianjur rencananya akan menerima kedatangan keluarga almarhum untuk memberikan informasi dan kejelasan terkait meninggalnya H. Sukandi. Keluarga ingin mengetahui lokasi pemakaman almarhum serta bagaimana prosedur penanganan koper besar dan koper kecil milik almarhum.
“Standar jemaah haji itu tidak ada yang dikembalikan ke Indonesia. Mereka dimakamkan di Makkah Al-Mukarramah,” terang H. Saepul Ulum.



