Refleksi Diri dan Penguatan Silaturahmi
Menurut Akos, Idul Fitri bukan sekadar seremoni kemenangan setelah sebulan berpuasa. Ia memandang momentum ini sebagai ruang refleksi yang sangat berharga untuk mempererat tali silaturahmi, memperkokoh kebersamaan, dan melakukan perbaikan diri guna menjadi pribadi yang lebih berkualitas.
Ia menekankan bahwa kesucian hari fitri harus diiringi dengan semangat untuk memperbaiki karakter, yang nantinya akan berdampak pada pola kerja dan interaksi sosial di lingkungan pemerintahan maupun masyarakat.



