Warga Binaan Yang Mengidap TBC.
Secara khusus, Bupati Wahyu menyoroti penanganan warga binaan yang mengidap TBC.
Ia mengapresiasi langkah cepat pihak Lapas yang telah menyediakan ruangan khusus isolasi untuk meminimalisir penularan.
“Saya sangat berterima kasih kepada Kalapas yang telah menyediakan ruang khusus bagi penderita TBC. Penyakit ini tingkat penularannya tinggi, dan pengobatannya panjang serta butuh pendampingan agar tidak membosankan bagi pasien,” imbuhnya.
Kepala Lapas Kelas IIB Cianjur, Eris Ramdani, menyambut baik dukungan yang diberikan Pemkab Cianjur.
Menurutnya, selama ini keterbatasan anggaran menjadi kendala utama dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan di lingkungan Lapas.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Obat-obatan dan alat kesehatan yang diberikan sangat bermanfaat, terutama untuk kebutuhan mendesak seperti skabies dan batuk-pilek,” ujar Eris.
Ia juga menekankan bahwa penyakit tidak hanya menyerang warga binaan, tetapi juga bisa menjangkiti petugas Lapas, sehingga kesehatan semua pihak harus dijaga demi kelancaran tugas.
“Penyakit ini tidak pandang bulu, bisa menyerang petugas maupun warga binaan. Kalau petugas sakit, siapa yang akan menjaga? Maka bantuan ini membuat kami lebih tenang dalam bertugas,” pungkasnya. (*)
Reporter | dkh/rik | Editor | Redaksi | Infonawacita.or.id



