Berdasarkan data Satuan Audit Internal, total penghimpunan bruto BAZNAS Cianjur sepanjang 2025 — yang meliputi zakat fitrah dan non-zakat fitrah — mencapai Rp32,6 miliar, atau mengalami pertumbuhan sekitar 5,3 persen.
Dari jumlah tersebut, zakat fitrah masih mendominasi dengan capaian Rp16,2 miliar, sementara kategori non-zakat fitrah berada di angka Rp14,3 miliar.
“Dengan ketentuan kenaikan hampir 15 persen itu, maka target penghimpunan non-zakat fitrah di 2026 kami proyeksikan bisa mencapai Rp18 miliar,” jelas H. Tata.
Bidik ASN dan Sektor Perusahaan
Untuk mengejar target tersebut, BAZNAS Cianjur telah menyiapkan strategi yang lebih agresif, salah satunya dengan mengoptimalkan potensi zakat dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dinilai masih belum tergarap maksimal.



