Pelatihan Dapur dan Tenaga Lokal untuk Pemberdayaan Ekonomi
Di bawah koordinasi Yayasan IKL, terdapat 10 mitra dapur yang siap melayani masyarakat di berbagai titik. Sebelum pelaksanaan, seluruh ketua dapur dan juru masak menjalani pelatihan khusus bekerja sama dengan HC Hotel Akademik Cianjur.
Mereka mendapat sertifikat dan pembekalan pengolahan makanan higienis, bergizi, serta sesuai standar gizi nasional.
“Kami ingin agar masakan yang diberikan tidak hanya gratis, tapi juga benar-benar berkualitas dan bergizi. Oleh karena itu, semua tenaga dapur kami latih dengan baik,” tambahnya.
Program ini juga melibatkan sekitar 50 tenaga kerja di setiap titik SPPG, sebagian besar berasal dari masyarakat lokal sekaligus menjadi bentuk pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar.
Ribuan Penerima Manfaat dari Berbagai Kelompok Usia
Bilqist menjelaskan, program MBG menyasar berbagai kelompok usia — mulai dari anak-anak SD, SMP, SMA, balita, ibu hamil, hingga kader posyandu.
Saat ini, jumlah penerima manfaat di wilayah Cianjur Selatan telah mencapai 3.500 hingga 4.000 orang.
“Kami ingin agar masyarakat di daerah pelosok juga merasakan manfaat dari program nasional ini. Tidak hanya masyarakat perkotaan, tapi semua wilayah harus kebagian,” tutur Bilqist dengan haru.



