Pembinaan Qori-Qoriah
Sejumlah poin penting menjadi pembahasan dalam Raker ini, di antaranya adalah evaluasi pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat kabupaten, persiapan menghadapi ajang MTQ di tingkat yang lebih tinggi, serta penyusunan program pembinaan qari-qariah, hafiz-hafizah, dan para mualim Al-Qur’an di seluruh wilayah Cianjur.
Selain itu, Raker juga membahas strategi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh LPTQ.
Wakil Bupati Cianjur, Ramzi, secara resmi membuka acara tersebut. Dalam sambutannya, Ramzi menyampaikan harapan besar kepada seluruh jajaran LPTQ agar tidak hanya fokus pada kegiatan seremonial, tetapi juga melahirkan program-program nyata yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Kami berharap LPTQ dapat menjadi lokomotif utama dalam mencetak generasi yang tidak hanya mahir membaca Al-Qur’an, tetapi juga mampu mengamalkan nilai-nilai luhur di dalamnya,” ujar Ramzi.
Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah siap mendukung setiap langkah strategis yang akan diambil oleh LPTQ.
Raker ini bertujuan untuk memperkuat tradisi membaca, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat Cianjur.
Kasi Bimas Islam Kemenag Cianjur, Shalahudin Al-Ayyubi, menegaskan bahwa LPTQ harus bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan akarnya pada nilai-nilai Al-Qur’an.
Ia mendorong LPTQ untuk melahirkan program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, seperti pembinaan qari-qariah, pelatihan tilawah dan tahfidz intensif, serta penguatan akhlak Qur’ani di kalangan pemuda.
“Tujuan kita bukan hanya mencetak juara dalam lomba, melainkan melahirkan pribadi-pribadi yang berakhlak mulia dan menjadi teladan bagi lingkungannya,” kata Shalahudin.



