Angka Kemiskinan Di Cianjur
Semua pencapaian ini, menurut Cecep, merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah.
Namun, Sekda Cecep juga menekankan bahwa masih ada tantangan yang harus dihadapi. Angka kemiskinan di Cianjur tercatat lebih tinggi dibanding rata-rata Jawa Barat.
Hal ini menjadi perhatian serius mengingat tujuan pembangunan adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui akses pendidikan, kesehatan, dan layanan publik.
Cecep memaparkan tantangan pembangunan ke depan, baik dari sisi eksternal maupun internal. Secara eksternal, dinamika politik nasional, ketidakpastian global, serta arus informasi yang deras menuntut adaptasi cepat.
Secara internal, pengelolaan anggaran, sumber daya manusia, dan sarana prasarana menjadi kunci efektivitas kinerja pemerintahan.
“Anggaran daerah kita terbatas, hanya sekitar 25% dari APBD. Potensi retribusi daerah belum optimal, jumlah SDM terbatas, dan rekrutmen P3K maupun PNS masih bertahap. Oleh karena itu, penyegaran organisasi sangat diperlukan agar semangat kerja selalu terjaga,” jelasnya.
Atas pertimbangan tersebut, Cecep memutuskan mengundurkan diri dari penugasan ASN aktif mulai 1 September 2025.
Keputusan ini diambil bukan karena alasan pribadi, melainkan untuk memberi kesempatan kepada generasi muda yang lebih potensial agar dapat melanjutkan estafet kepemimpinan birokrasi di Kabupaten Cianjur.



