“Peserta yang mengikuti merupakan hasil seleksi tes pengetahuan dasar serta penilaian makalah yang telah dilakukan oleh tim seleksi. Selanjutnya mereka hari ini mengikuti tahapan wawancara sebagai bagian dari proses akhir seleksi calon pimpinan BAZNAS Kabupaten Cianjur,” ujar Selamet Riyadi, Selasa (19/5/2026).
Diikuti 17 Peserta dari Berbagai Latar Belakang
Sebanyak 17 peserta mengikuti tahapan wawancara tersebut. Mereka berasal dari berbagai latar belakang pengalaman dan kompetensi.
Adapun peserta yang mengikuti seleksi yakni KH Aden Ali Abdulloh, H Ahmad Fatoni Rozy, Ahmad Solihin, Asep Adang Kurnia, Ayi Mamduh, Budi Muhammad, Dadang Heri Sofyan Assaory, Dasep Ahmad Zaini, H Deny Saeful Rohman, Elis Rahayu, Ilin Solihin, H Muhamad Ichsan, H Muhammad Toha, Mustopa Kamal, Saepul Anwar, H Tata, serta U Awaludin.
Dalam pelaksanaannya, peserta diwajibkan mengenakan pakaian formal berupa kemeja putih lengan panjang, bawahan hitam, dan sepatu hitam.
Selain itu, peserta juga diwajibkan membawa kartu tanda penduduk (KTP) untuk proses verifikasi serta hadir minimal 30 menit sebelum pelaksanaan wawancara dimulai.
Profesionalitas dan Integritas Jadi Fokus Penilaian
Selamet menjelaskan, tahapan wawancara bukan sekadar formalitas administratif, tetapi menjadi proses mendalam untuk mengukur kesiapan para calon pimpinan dalam menjalankan tugas strategis di BAZNAS.
Penilaian meliputi kapasitas kepemimpinan, kemampuan manajerial, pemahaman tata kelola lembaga, wawasan keagamaan, hingga komitmen terhadap pengembangan zakat sebagai instrumen pemberdayaan masyarakat.



