CIANJUR – Guru Besar Universitas Padjadjaran (Unpad), Prof. Dr. H. Yosy Adiwisastra, menegaskan bahwa penelitian tidak boleh berhenti pada pemenuhan kebutuhan akademik semata,
melainkan harus mampu memberikan solusi konkret terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat dan penyelenggara pemerintahan.
Pesan tersebut disampaikan Prof. Yosy saat menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Layanan Administrasi Kependudukan Kabupaten Cianjur” yang digelar di Ruang Rapat Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Senin (8/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian penelitian disertasi Kandidat Doktor Neli Yuliawati yang mengkaji efektivitas pelayanan administrasi kependudukan di Kabupaten Cianjur.
FGD dihadiri unsur pemerintah daerah, akademisi, praktisi administrasi publik, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam penyelenggaraan pelayanan administrasi kependudukan.
Transformasi Digital Jadi Agenda Strategis Pemerintah
Dalam pemaparannya, Prof. Yosy menyoroti pentingnya transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan modern. Menurutnya, pemerintah Indonesia saat ini tengah serius membangun sistem pemerintahan berbasis elektronik atau e-government sebagai bagian dari reformasi birokrasi nasional.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah telah menyiapkan Rencana Induk Pemerintah Digital Nasional Tahun 2025–2045 sebagai arah kebijakan pembangunan pemerintahan digital dalam dua dekade mendatang.
Menurutnya, dokumen tersebut perlu dipahami secara mendalam oleh para peneliti, akademisi, maupun penyelenggara pemerintahan karena menjadi acuan dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, dan berbasis teknologi.



