Sejarah Hari Bakti PU Dibacakan, Ingatkan Perjuangan 21 Pemuda
Dalam pembacaan Sejarah Hari Bakti Pekerjaan Umum, peserta upacara kembali diingatkan pada peristiwa heroik 3 Desember 1945. Tepat pukul 01.00 dini hari, sebanyak 21 pemuda PU melakukan perlawanan sengit terhadap Tentara Sekutu Belanda yang menyerang Gedung Van Verkeer & Waterstaat (kini Gedung Sate).
Tujuh di antara mereka gugur dan kemudian ditemukan sebagian kerangkanya. Mereka adalah. Didi Hardianto Kamarga, Muchtaruddin, Soehodo, Rio Soesilo, Soebangat, Ran dan Soerjono
Peristiwa inilah yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Bakti PU, simbol dedikasi, kesatuan, dan jiwa pengabdian bagi seluruh pegawai PU di Indonesia.
Pengukuhan Agen Perubahan dan Apresiasi Pegawai
Dalam amanatnya, Kepala Dinas PUTR Eri Rihandiar menekankan pentingnya meneladani semangat Sapta Taruna Kesatria dalam melaksanakan tugas pelayanan publik, khususnya di bidang infrastruktur.



