Scroll untuk baca artikel
DaerahHomepemerintahanTNI & POLRI

203 Hektare Lahan Negara di Batulawang Dikelola untuk Pertanian, UMKM, dan Ekowisata

921
×

203 Hektare Lahan Negara di Batulawang Dikelola untuk Pertanian, UMKM, dan Ekowisata

Sebarkan artikel ini
IMG-20251231-WA0001
Spread the love

Pertanian hortikultura, khususnya komoditas sayur-mayur dan cabai, menjadi penopang utama ekonomi harian warga, sementara peternakan domba berfungsi sebagai usaha pendukung sekaligus aset tabungan keluarga.

Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, Badan Bank Tanah merancang program pemberdayaan masyarakat yang berbasis data dan berorientasi pada kebutuhan riil warga.

Masyarakat ditempatkan sebagai subjek utama Reforma Agraria, bukan sekadar penerima manfaat, sehingga diharapkan mampu mendorong kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.

Dalam jangka menengah hingga panjang, Badan Bank Tanah berencana mengembangkan berbagai program pemberdayaan masyarakat di wilayah Hak Pengelolaan Lahan (HPL) Cianjur.

Program ini diarahkan pada pemanfaatan tanah negara secara legal, terencana, dan berorientasi pada kepentingan publik, dengan mendorong kegiatan produktif yang sesuai dengan potensi lokal desa.

Implementasi Reforma Agraria di HPL Cianjur akan menitikberatkan pada prinsip akses lahan yang adil, partisipasi aktif masyarakat, serta keberlanjutan ekonomi lokal.