Yani Mulake Ketua Fraksi Partai Amanah Nasional atau PAN menuturkan, rancangan APBD Pokok 2024 ini tidak masuk akal. Sejak penyerahan hingga pembahasan kata dia sudah tidak masuk akal.
Harusnya kata Yani, membuat pandangan umum itu minimal satu minggu. Sebab kata dia, rancangan tersebut perlu dicermati apalagi APBD Pokok 2024 ini masa akhir Bupati Luwu.
“Rancangan APBD ini perlu kita cermati apakah misi visi Bupati Luwu diakhir periode termuat. Sebab kita harus tahu sejuah mana janji Bupati terpenuhi. Ini kebaikan Bupati juga,” tandas Yani.
Dirinya juga mempertanyakan, dasar pimpinan DPRD Luwu yang tetap melanjutkan rapat tersebut meski hanya tiga fraksi menyampaikan pandangan umumnya. Menurut dia, rapat tersebut tidak kourum dan tidak sesuai perundangan-undangan.
“Harusnya pimpinan rapat menscorsing rapat tersebut hingga tiga hari untuk bertemu dengan ketua Fraksi agar mencari solusi. Jangan jalan terus, melanggar. Harus cari solusi sesuai perundangan-undangan yang berlaku,” ucap dia.
Sementara itu Ketua DPRD Luwu Rusli Sunali membantah jika sejumlah Fraksi menolak rancangan APBD 2024 tersebut. Dirinya menegaskan semua Fraksi menerima rancangan tersebut. Bahkan kata Rusli rapat tersebut tidak ada yang dipaksa-paksakan.
“Saya mengacu pada mekanisme persidangan. Kalau sudah kourum saya lanjutkan kalau tidak ya tidak,” ucapnya seraya mengatakan pada, Kamis, 2 November 2023 rapat tersebut discorsing dua kali lantaran tidak kourum. Jumat, November rapat dibuka dan menurutnya sudah kourum meski yang hadir hanya Fraksi Nasdem, PPP, Perindo dan salah satu anggota Fraksi Gabungan.


