Scroll untuk baca artikel
DaerahHomeNasionalpemerintahanTNI & POLRI

Pemkab Cianjur Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Nataru dan Helaran Kebudayaan

453
×

Pemkab Cianjur Matangkan Rekayasa Lalu Lintas Jelang Nataru dan Helaran Kebudayaan

Sebarkan artikel ini
WhatsApp Image 2025-12-15 at 14.13.33
Spread the love

CIANJUR — Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Sekretariat Daerah dan Dinas Perhubungan menggelar Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FLLAJ) sebagai langkah strategis untuk memastikan kelancaran, ketertiban, dan keselamatan lalu lintas menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Forum ini juga menjadi bagian dari persiapan pengamanan kegiatan Kamaval (Helaran Kebudayaan) dan pentas musik yang akan digelar di wilayah Kabupaten Cianjur.

Forum Digelar sebagai Tindak Lanjut Kunjungan Kapolda Jabar

Kegiatan FLLAJ dilaksanakan pada Senin, 15 Desember 2025, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, bertempat di Ruang Rapat Heritage. Forum tersebut dihadiri unsur perangkat daerah, aparat keamanan, serta pemangku kepentingan terkait.

Pelaksanaan forum ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat beserta jajaran, yang sebelumnya melakukan koordinasi teknis terkait penyelenggaraan angkutan serta pengamanan lalu lintas selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Sekda Tekankan Pentingnya Koordinasi Lintas Sektor

Sekretaris Daerah Kabupaten Cianjur, Ahmad Rifai Azhari, S.Sos., M.Si., dalam undangan resminya menegaskan bahwa FLLAJ menjadi forum penting untuk menyatukan persepsi antarinstansi, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menyusun langkah-langkah antisipatif terhadap potensi kepadatan dan gangguan lalu lintas.

Menurutnya, perhatian khusus perlu diberikan pada titik-titik strategis serta jalur utama yang akan digunakan masyarakat dan peserta kegiatan, terutama selama puncak perayaan Nataru dan pelaksanaan agenda kebudayaan.

Dishub Paparkan Rencana Rekayasa Lalu Lintas Helaran

Dalam forum tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Aris Haryanto, memaparkan rencana rekayasa lalu lintas yang akan diterapkan selama pelaksanaan Helaran Kebudayaan.

Ia menjelaskan bahwa secara teknis pelaksanaan kegiatan helaran berada di bawah kewenangan dinas terkait lainnya, sementara Dinas Perhubungan berfokus pada pengaturan serta rekayasa lalu lintas guna menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan.

“Untuk persiapan helaran, secara teknis kegiatan berada di dinas terkait. Kami dari Dishub memberikan dukungan melalui rekayasa lalu lintas agar kegiatan berjalan aman dan lancar,” ujar Aris.

Rute Helaran dan Jadwal Penutupan Jalan

Adapun rute helaran direncanakan dimulai dari Jalan Perintis Kemerdekaan kawasan Jebrod, kemudian bergerak lurus hingga Pertigaan Warujajar Jalan KH. Hasyim Hasyari, berbelok ke kiri menuju Jalan Mangunsarkoro, dilanjutkan ke Jalan Adisucipta dan Jalan Siliwangi, kemudian masuk melalui Jalan Pangeran Hidayatullah, dan berakhir di Lapangan Parawatasari Joglo sebagai titik pemusatan kegiatan.

Untuk mendukung kelancaran acara, jalur tersebut akan dilakukan penutupan dan sterilisasi sementara mulai pukul 06.00 WIB dengan estimasi waktu penutupan sekitar tiga jam. Penutupan dilakukan agar arus helaran tidak terlalu panjang dan dampaknya terhadap aktivitas masyarakat dapat diminimalisasi.

“Target kami, seluruh rangkaian helaran dan kegiatan hiburan sudah selesai paling lambat pukul 13.00 WIB. Setelah itu, jalur akan kembali dibuka secara normal,” jelas Aris.

Pengamanan Melibatkan Unsur Gabungan

Jarak tempuh helaran diperkirakan sekitar lima kilometer. Pengamanan dan pengaturan lalu lintas akan melibatkan unsur gabungan, di antaranya Polri, TNI, Satpol PP, Damkar, BPBD, serta dinas-dinas terkait lainnya.

Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menjamin keamanan peserta dan masyarakat, sekaligus menjaga kelancaran arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

Lapangan Parawatasari dipilih sebagai pusat kegiatan dan hiburan guna memusatkan massa di satu lokasi, sehingga penutupan jalan tidak berlangsung terlalu lama. Pentas hiburan akan diakhiri setelah seluruh rangkaian helaran tiba di lokasi tersebut.

Imbauan kepada Masyarakat

Melalui pelaksanaan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan ini, Pemerintah Kabupaten Cianjur berharap seluruh agenda besar menjelang Natal dan Tahun Baru, termasuk Helaran Kebudayaan, dapat berjalan tertib, aman, dan lancar tanpa mengganggu aktivitas masyarakat secara signifikan.

Pemkab Cianjur juga mengimbau masyarakat untuk mematuhi pengaturan lalu lintas yang telah ditetapkan serta mengikuti informasi resmi dari pemerintah daerah dan aparat terkait demi kenyamanan dan keselamatan bersama.(dkh/Rik)