![]()
CIANJUR – Pemerintah Kabupaten Cianjur melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) terus memperkuat peran Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) sebagai instrumen strategis dalam menjaga stabilitas keamanan, ketenteraman, dan kondusivitas daerah.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Ekspos FKDM Tahun 2026, di mana Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Kesbangpol Kabupaten Cianjur, B. Dalimunthe, memaparkan secara komprehensif peran, fungsi, dan tugas FKDM di hadapan para pemangku kepentingan.
FKDM Jadi “Mata dan Telinga” Pemerintah Daerah
Dalam paparannya, B. Dalimunthe menegaskan bahwa FKDM merupakan wadah partisipasi masyarakat yang memiliki peran vital sebagai “mata dan telinga” pemerintah daerah dalam mendeteksi secara dini berbagai potensi ancaman, tantangan, hambatan, dan gangguan (ATHG).
“FKDM hadir sebagai garda terdepan deteksi dini. Melalui sinergi masyarakat dan pemerintah, berbagai potensi konflik, gangguan keamanan, hingga ancaman radikalisme dan intoleransi dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar,” tegasnya.



