Kasus Pencurian Identitas Sebanyak 25%!
“Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), seperti dikutip dalam whitepaper yang diterbitkan oleh perusahaan identitas dan verifikasi global GBG, selama 2023 terjadi peningkatan kasus pencuri identitas sebanyak 25% di Indonesia, yang menyebabkan kerugian lebih dari Rp 500 miliar. Inilah mengapa keamanan siber merupakan pilar penting bagi keberlangsungan industri,” papar Direktur Utama AdaKami,Bernardino Moningka Vega, kepada Wartawan.
Didirikan pada 2018, AdaKami dioperasikan oleh PT Pembiayaan Digital Indonesia, sebuah perusahaan berbadan hukum Indonesia yang berizin dan memenuhi ketentuan yang berlaku dibawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Memanfaatkan teknologi, AdaKami hadir menjembatani kesenjangan kredit di Indonesia untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan memberdayakan jutaan orang.



