Ia menegaskan bahwa BLCI hadir sebagai wadah persaudaraan yang inklusif dan inovatif bagi para penegak hukum dari berbagai latar belakang organisasi.
BLCI Tidak Berorientasi Keuntungan
Alfies menekankan bahwa BLCI tidak dibentuk sebagai organisasi yang mencari keuntungan finansial. Berbeda dengan sejumlah organisasi advokat yang menjalankan program Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), BLCI justru fokus pada peningkatan kualitas anggota.
“Kita tidak membuat PKPA, kita tidak mencari keuntungan. Justru kita berkontribusi dengan mengeluarkan sumber daya demi membangun kualitas advokat,” tegasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa BLCI bersifat terbuka, namun tetap selektif. Advokat yang bergabung diharapkan memiliki integritas tinggi serta kemampuan inovasi dalam menghadapi perkembangan hukum yang dinamis.
Tekankan Solidaritas Antar Advokat
Dalam sambutannya, Alfies turut menyinggung perjalanan panjangnya dalam dinamika organisasi advokat. Ia mengaku pernah dianggap sebagai sosok “pemberontak”, namun menegaskan bahwa semangat tersebut diarahkan untuk membangun kekuatan kolektif yang solid.
“Saya bergerak bukan untuk menghancurkan, tapi untuk mempersatukan melalui paguyuban ini,” katanya.



