“Kita tidak mengajukan penambahan formasi dulu. Kita fokus menyesuaikan kondisi yang ada saat ini,” ungkap Akos Koswara dalam keterangannya.
Upayakan Tidak Ada Pemutusan Hubungan Kerja
Kekhawatiran akan adanya pengurangan tenaga kerja ditepis oleh Akos. Ia menekankan bahwa Kabupaten Cianjur justru masih mengalami kekurangan tenaga kerja signifikan, terutama di sektor pendidikan dan kesehatan. Saat ini, terdapat sekitar 8.000 P3K dan 7.000 P3K paruh waktu yang berkontribusi besar dalam pelayanan publik.



