“Jagung yang kami serap adalah jagung pipil kering dengan kadar air 14 persen dan harga pembelian di gudang sebesar Rp6.700 per kilogram,” tambahnya.
Bulog Jadi Penyangga Harga Petani
Yanto berharap program penyerapan gabah dengan harga pembelian pemerintah sebesar Rp6.500 per kilogram dapat memberikan kepastian pasar dan meningkatkan kesejahteraan petani.
“Dengan Bulog sebagai offtaker, petani tidak perlu khawatir soal pemasaran. Mudah-mudahan ini bisa mendorong peningkatan produktivitas dan kualitas hasil panen,” ujarnya.
Beras hasil serapan Bulog nantinya akan digunakan untuk berbagai program pemerintah, seperti bantuan pangan, Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta kebutuhan program anggaran lainnya.



