Langkah Mitigasi Longsor dan Banjir
Menurut Bupati, kegiatan ini juga memiliki nilai strategis dalam menghadapi potensi bencana alam, khususnya longsor dan banjir, mengingat Kabupaten Cianjur saat ini tengah berada pada puncak musim penghujan.
“Penanaman pohon ini juga sebagai langkah pencegahan longsor, apalagi saat ini kita menghadapi musim hujan dengan curah yang cukup tinggi di bulan Januari,” tambahnya.
1.300 Bibit Produktif Dibagikan ke Kelompok Tani
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 1.300 bibit pohon produktif ditanam dan diserahkan kepada kelompok tani dan masyarakat. Jenis bibit yang ditanam di antaranya kopi, alpukat, durian, serta berbagai tanaman produktif lainnya yang diharapkan memberi manfaat jangka panjang, baik dari sisi lingkungan maupun ekonomi.
Selain bibit, pemerintah daerah bersama Partai Gerindra juga menyalurkan pupuk untuk mendukung pertumbuhan tanaman.
“Bibit yang ditanam berjumlah 1.300 dan disertai juga dengan pupuk agar hasilnya bisa maksimal,” jelas Bupati.
Potensi Agrowisata Cianjur Disorot
Pada kesempatan tersebut, Bupati Cianjur juga menyinggung besarnya potensi Kabupaten Cianjur dalam pengembangan sektor agrowisata, mengingat kondisi tanah yang subur dan bentang alam yang mendukung.
“Sebetulnya potensi agrowisata di Kabupaten Cianjur itu ada di seluruh wilayah. Namun kita tetap harus melihat akses dan kebutuhan masyarakat setempat agar pengembangannya tepat sasaran,” katanya.



